Sumber Referensi Trainer & Training Terpercaya di Indonesia

Training untuk PT Pertamina (Persero)

| Comments Off | by krisnawan | 370 views

pertamina-1.JPG

Be A Great Warrior

PT Pertamina Divisi Pemasaran BBM Retail

Senin, 7 Januari 2008

Peserta: Jajaran Leader-Manager (30 orang)

Motivator: Louis Sastrawidjaya

continue reading

Training untuk Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX)

| Comments Off | by krisnawan | 472 views

bei-5.JPG

Tea Break Session

Bursa Efek Indonesia (BEI) / Indonesia Stock Exchange (IDX)

Senin-Selasa, 17-18 Maret 2008

Peserta: Seluruh Direksi, Management, Karyawan BEI ( 350 orang)

Motivator: Krishnamurti

continue reading

Training untuk Depkominfo RI

| Comments Off | by krisnawan | 726 views

depkominfo-1.jpgNegotiation Skill Workshop

Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) RI

24 Maret - 1 April 2008 (8 hari)

Peserta: 9 orang Staf-Kasie (Depkominfo RI) + 1 orang Pejabat Penerangan (Malaysia)

Trainer: Anton Karya

continue reading

Public Training vs Inhouse Training, Mana Lebih Efektif?

| Comments Off | by krisnawan | 598 views

Jangan terlalu berharap Anda akan mendapat materi yang customized sesuai kebutuhan, bila Anda mengikuti public training! Mengapa? Mari kita gunakan akal sehat. Pertanyaan sederhana: siapa yang mendesain materi pada public training? Seberapa jauh masalah dan kebutuhan Anda diketahui oleh trainer/pembicara publik SEBELUM training berlangsung? Bukankah semua Anda percayakan pada ’asumsi’ sang trainer semata atas kebutuhan dan masalah Anda? Hmmmm.

Ya, inilah kekhasan public training. Semua desain materi, alur, metode, contoh kasus, menjadi otoritas penuh trainer. Inilah hukum public training paling dasar. Trainee adalah pihak yang datang, terima, diskusi dan cerna. Keterlibatan trainee hanya terjadi pada saat jam efektif di kelas, saat berlangsung proses pembelajaran.

Bagaimana dengan inhouse training? Menjadi wajib hukumnya bagi trainer untuk melakukan survey dan atau wawancara mendalam dalam proses Training Need Analysis (TNA). Data atau informasi dapat diperoleh dari bagian training/SDM, manager lini, bahkan dari peserta training sendiri (baik random sampling maupun all). Artinya masalah, kebutuhan, latar belakang trainee dan organisasi, sudah dipotret oleh Trainer.

continue reading