Beberapa waktu yang lalu, kami dimintai referensi oleh salah satu event organizer (EO) untuk mencarikan pembicara training dengan topik “How to support your husband” yang akan diikuti oleh istri-istri karyawan di sebuah BUMN terkenal tanah air.
Pada kesempatan yang lain, kami juga dimintai referensi oleh salah satu eksekutif perusahaan untuk mencarikan trainer “brain gym” bagi anak-anak karyawan yang masih duduk di bangku sekolah TK dan SD.
Training untuk anggota keluarga karyawan difasilitasi dan disupport oleh company. Fenomena apakah ini? Apakah sudah terjadi pergeseran paradigma dari orientasi training di perusahaan, yang semula hanya untuk karyawan sekarang mulai mengarah ke training yang juga melibatkan keluarga karyawan?


